Peristiwa Nahas Terjadi di Simpang Gang Buahan, Ungasan
Tiga orang dilaporkan tewas seketika dalam kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Goa Gong, Bali. Lokasi kejadian tepat berada di depan Warung Bakso Genze, Simpang Gang Buahan, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Insiden ini terjadi pada Selasa, 2 Desember 2025, sekitar pukul 12.15 Wita, dan langsung mengundang perhatian warga sekitar serta pihak kepolisian.
Identitas Korban: Dua Di Antaranya Masih Anak-Anak
Kepolisian Resor Kota Denpasar mengonfirmasi bahwa tiga korban tewas merupakan satu orang dewasa dan dua anak-anak. Korban dewasa bernama PH, sementara dua lainnya adalah RMH, seorang pelajar SMP, dan NMH, pelajar Taman Kanak-Kanak. Ketiganya meninggal dunia di tempat kejadian sebelum sempat mendapatkan bantuan medis.
Baca Juga : “KPK Harap Putusan Praperadilan Percepat Ekstradisi Tannos“
Kronologi Kecelakaan Versi Kepolisian
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, menjelaskan secara rinci kronologi kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan. Kecelakaan ini terjadi antara sebuah truk tangki bernomor polisi DK 8286 IQZ dan sepeda motor Honda Vario dengan nomor DK 2750 IS.
Menurut Sukadi, truk tangki yang dikemudikan oleh TB melaju dari arah Jimbaran menuju Ungasan melalui jalur utama Jalan Goa Gong. Sesaat sebelum kejadian, sepeda motor yang dikendarai PH menyalip truk dari sisi kanan. Di saat bersamaan, sebuah mobil Ford yang dikemudikan IWBD hendak keluar dari Gang Buahan, memotong jalur.
Untuk menghindari tabrakan dengan mobil Ford tersebut, pengendara motor berhenti mendadak dan kehilangan kendali. Sepeda motor terpeleset dan jatuh tepat di depan truk yang sedang melaju. Akibat jarak yang sangat dekat, sopir truk tidak sempat menginjak rem dan akhirnya melindas ketiga korban hingga meninggal dunia.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Penyelidikan
Tim Penegakan Hukum (Gakkum) dari Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan detail penyebab kecelakaan secara menyeluruh.
Pihak kepolisian juga mengamankan sopir truk dan pengendara mobil Ford untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Mereka akan dianalisis perannya dalam insiden ini guna menentukan apakah ada unsur kelalaian dari salah satu pihak.
Reaksi Warga dan Kondisi Lalu Lintas
Kejadian tragis ini sempat membuat lalu lintas di sekitar Jalan Goa Gong lumpuh total selama lebih dari satu jam. Banyak warga sekitar dan pengguna jalan berhenti untuk melihat proses evakuasi korban yang cukup mengerikan. Tim medis bersama aparat kepolisian langsung mengevakuasi jenazah korban dan membawa kendaraan yang terlibat ke pos polisi terdekat.
Beberapa warga menyebut kawasan simpang Gang Buahan memang kerap menjadi lokasi rawan kecelakaan karena arus kendaraan yang padat serta kondisi jalan yang menanjak dan menurun tajam. Kurangnya rambu lalu lintas dan marka jalan yang jelas disebut sebagai faktor tambahan yang memperburuk situasi.
Jalan Goa Gong Masuk Daerah Wisata Padat
Jalan Goa Gong merupakan salah satu akses utama menuju kawasan wisata di wilayah selatan Bali. Daerah ini dikenal karena keberadaan Goa Gong, destinasi wisata alam yang terkenal di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Tak heran jika volume kendaraan di kawasan ini cukup tinggi, terutama saat siang hari.
Menurut data Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, arus kendaraan di kawasan Jimbaran–Ungasan meningkat 15% dalam lima tahun terakhir. Namun, peningkatan jumlah kendaraan ini tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas keselamatan jalan.
Tanggapan Pihak Kepolisian dan Imbauan Keselamatan
Kompol I Ketut Sukadi menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini dan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama di jalur padat seperti Jalan Goa Gong.
“Kami terus mengingatkan para pengendara agar tidak menyalip secara sembarangan, selalu memperhatikan kondisi sekitar, dan menjaga jarak aman,” ujar Sukadi.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan memasang rambu tambahan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Perlunya Evaluasi Jalur Rawan Kecelakaan di Bali
Kecelakaan tragis ini menjadi alarm bagi semua pihak, terutama pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk mengevaluasi titik-titik rawan kecelakaan di Bali. Jalan Goa Gong, sebagai jalur vital menuju kawasan wisata, membutuhkan perhatian lebih dalam aspek keselamatan.
Para ahli transportasi menyarankan pemasangan cermin tikungan, lampu peringatan, serta peningkatan kualitas permukaan jalan. Edukasi terhadap pengendara, khususnya pengguna sepeda motor yang kerap melakukan manuver berisiko, juga menjadi kebutuhan mendesak.
Kesimpulan dan Harapan Ke Depan
Kematian tragis tiga warga, termasuk dua anak-anak, di Jalan Goa Gong Bali menyisakan duka mendalam dan sekaligus menjadi peringatan keras tentang pentingnya keselamatan lalu lintas. Kepolisian telah melakukan tindakan awal dengan olah TKP dan pemeriksaan para pihak yang terlibat.
Masyarakat berharap kejadian ini mendorong perbaikan menyeluruh pada sistem transportasi jalan dan meningkatkan kesadaran pengguna jalan. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban bersama seluruh pengguna lalu lintas.
“Jalan bukan hanya tempat berpindah, tapi ruang kehidupan yang harus dijaga keselamatannya bersama,” tutup Kompol I Ketut Sukadi.
Baca Juga : “Tragis, Ayah dan 2 Anak Tewas Terlindas Truk di Jalan Goa Gong“
