nu

Lima Komitmen Front Penggerak Pancasila, Nomor 3 Menggetarkan

Posted on

Lima Komitmen Front Penggerak Pancasila.jpg

LAPORANAKTUAL.com – Sekitar 25 ribu lebih Nahdliyin mengikuti kegiatan apel kesetiaan Pancasila di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Ahad (15/10).

Koordinator Nasional Front Penggerak Pancasila (FPP) H Abdul Muni’im DZ menyampaikan perlunya diselenggarakan kegiatan tersebut  mengingat kondisi Indonesia yang saat ini dinilai memprihatinkan.

“Kita hadir di sini bukan untuk rekreasi, bukan untuk bersenang-senang tetapi dalam rangka mengungkapkan keprihatinan kita sebagai bangsa Indonesia. Karena bangsa Indonesia, kini dalam keadaan yang memprihatinkan,” kata Wakil Sekjen PBNU itu.

Muni’im mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengembalikan tata aturan sesuai dengan ideologi Pancasila yang tercantum dalam lima komitmen kesetiaan pada Pancasila.

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh berharap seluruh masyarakat, khsusunya Warga Nahdliyin dapat ikut menjaga Pancasila. “Semoga kita dapat menjaga Pancasila di Bumi Indonesia yang kita cintai,” tuturnya.

Apel kesetiaan pancasila melahirkan tiga komitmen yang akan selalu dipegang teguh Nahdlyin. Berikut lima komitmen kesetiaan pada apel kesetiaan Pancasila di Tawangmangu.

  1.  Memperkokoh dan mempertahankan Pancasila yang mendasari seluruh aktivitas berbangsa dan bernegara.
  2. Mendesak seluruh elemen masyarakat menerapkan Pancasila di semua aspek kehidupan.
  3. Bersikap tegas terhadap kelompok yang ingin mengganti ideologi Pancasila.
  4. Menjaga agar Pancasila tidak disalahgunakan untuk memanilpulasi.
  5. Mengajak semua kalangan untuk menjalankan Pancasila sepenuh jiwa raga tanpa keraguan.

Demikian tiga komitmen Front Penggerak Pancasila. Yang nomor tiga menggetarkan bukan? (LA/nas/AK)

sumber : dutaislam

Masjid Kaum “Sumbu Pendek” Salafy-Wahabi Digeruduk Umat Muslim Bogor, Ini Yang Terjadi..

Posted on

Masjid Kaum Sumbu Pendek Salafy-Wahabi Digeruduk Umat Muslim Bogor.jpg

LAPORANAKTUAL.com – Kelompok radikal yang berideologi Wahabi semakin meresahkan masyarakat dan keberagaman di Indonesia, kelompok Wahabi telah mengambil alih masjid-masjid milik NU dan Aswaja hanya untuk mengelabui umat Islam saja.

Selebaran tentang ajakan demo “Aksi Damai Bogor Utara Tolak Wahabi” menghebohkan sejumlah pihak. Pasalnya, surat tersebut telah tersebar di masyarakat yang ada.

Dalam selebaran tersebut tertulis visi misi demo yakni mencabut izin pembangunan masjid yang akan dijadikan tempat perkumpulan Wahabi.

“Ayo…! Warga Bogor Utara mari kita bersatu tolak ajaran Wahabi yang selama ini meresahkan dan menganggap kita najis/kotor. Siapa lagi yang bergerak kalau bukan kita, mari kita berjuang demi lingkungan, keluarga dan aqidah kita,” tulis di selebaran tersebut.

Demo tersebut diketahui akan dilaksanakan Selasa (29/8) mendatang di Balai Kota Bogor. Humas Polresta Bogor, Rahmat membenarkan adanya selebaran dan aksi yang akan dilaksanakan tersebut. Menurutnya itu bukanlah berita hoax.

“Itu bukan hoax. Memang benar dan sudah di acc,” katanya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Kota Bogor, Kompol Fajar Hari Kuncoro berharap aksi yang dilakukan tertib dan tidak anarkis. Sehingga tidak mengganggu ketertiban dan kenyamanan orang lain. “Kami memberi imbauan kepada pihak terkait agar melaksanakan aksi dengan tertib,” pungkasnya. (LA/nas/salafynews/AK)