Waspada, Oknum Radikal Masuk NU

Posted on

 

Laporanaktual.com – Jakarta, Belakangan ini NU semakin gencar diserang, baik dari dalam maupun dari luar. Oleh sebab itu, sebagai warga NU, patut waspada agar tidak keblinger. Berikut ini cara membedakan NU-ASWAJA Asli vs NU Gadungan.

  1. NU itu namanya NU tok gak pake tambahan embel-embel garis lurus, bengkok, seong. Jika ada organisasi memakai nama NU tapi ada embel-embel GARUS LURUS, BENGKOK, SEONG sudah pasti mereka tidak lagi murni NU, tetapi Gadungan.
  2. NU itu tidak gampang mengkafir-kafirkan, memfitnah golongan yang lain. Menghujat pimpinannya sendiri kafir, sesat, bid’ah. Tanpa proses tabayyun. So, jika ada yg mengaku NU tetapi menuduh pimpinan NU sesat, bid’ah sudah pasti mereka itu bukan NU. Mereka itu sudah dicuci dengan doktrin golongan luar seperti WAHABI, HTI organisasi-organisasi import yang memang royal kopar kafir.
  3. NU itu pendiri NKRI dengan Ideologi PANCASILA. NU telah menyaksikan segala periode dari perjalanan bangsa. Dari zaman usir penjajah, PKI, NII, darah NU selalu tertumpah bagi NKRI. Ciri khas utama NU, yakni cinta tanah air. Jika ada yg ingin merongrong NKRI-PANCASILA, jangan salah jika organisasi sayap seperti BANSER, ANSOR siap membela. Jadi, jika ada yang mengaku NU tapi ingin ganti PANCASILA dengan KHILAFAH, KOMUNIS, mereka pasti bukan NU, tetapi anak haram yang sudah dicuci otak oleh organisasi impor HTI, WAHABI.
  4. Ciri lain dari NU adalah mengedepankan sifat UMMATAN WASYATHAN atau bersifat moderat dan juga memiliki sifat inklusif atau terbuka. NU tumbuh di tanah air dengan genetis moderat, luwes. Ini sangat berbeda dengan organisasi-organisasi asal Timur Tengah, Asia Selatan seperti WAHABI, HTI, MMI, JT… Karena terlahir dari lingkungan yang keras, gemar perang, ekslusif, membuat mereka sangat kaku, radikal, eksklusif, konservatif. Jika terdapat orang mengaku NU tetapi berpikiran kaku, radikal, konservatif/kolot. Mereka itu bukan NU tetapi sudah terdoktrin paham radikal asal Timur Tengah.
  5. Ciri lain dari NU yakni menampilkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Mengayomi yang lemah, minoritas. Menjaga kerukunan dan sedapat mungkin menghindari konflik terhadap umat lain. Maka jangan heran saat melihatnya anggota NU-BANSER menjaga rumah ibadah umat lain. Tujuannya, untuk menciptakan rasa aman, tenggang rasa, saling menghormati, agar tercipta kerukunan umat.

Ini sama sekali berbeda dengan karakter organisasi asal Timur Tengah yang cenderung radikal, rasis, selalu memiliki cara utk menghasut pada permusuhan, pertikaian teriak penggalan, bunuh, bakar… dengan dalih tegakkan syariat.

Waspadalah, NU cuma satu tidak ada yang lain, yaitu NU tok. (LA/Nas/RR)

Sumber : Dutaislam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s